Sabtu, 26 Mei 2012

tubuh manusia

Amazing PhotoTubuh Manusia

Periksa koleksi ini tidak biasa foto anatomi manusia yang dibuat berdasarkan x-ray, fotografi ini menyajikan kehidupan dan kekuatan tubuh manusia, "energi kehidupan", Nikmati...:)



skelet01 Amazing Photos of Human Body
skelet02 Amazing Photos of Human Body
skelet03 Amazing Photos of Human Body
skelet04 Amazing Photos of Human Body
skelet05 Amazing Photos of Human Body
skelet06 Amazing Photos of Human Body
skelet07 Amazing Photos of Human Body
skelet08 Amazing Photos of Human Body

payudara sehat

Demi Payudara Sehat, Jangan Pakai Bra 24 Jam


Beberapa wanita percaya menyangga payudara secara terus menerus bisa menghindari payudara turun. Namun kebiasaan itu ternyata bisa memicu peningkatan suhu tubuh sekitar payudara yang lama-lama berisiko terkena kanker.

Dua ilmuwan Sydney Singer dan istrinya Soma Grismaijer pada tahun 1991 melakukan penelitian mengenai berapa lama waktu yang ideal untuk memakai penutup dada wanita atau bra?

Jawabannya ternyata kurang dari 12 jam. Wanita yang ingin menghindari kanker payudara harus memakai bra dalam waktu sesingkat mungkin, dan sebaiknya kurang dari 12 jam per hari.

Singer dan Grismaijer mempelajari kebiasaan memakai bra 4.500 wanita di lima kota di seluruh Amerika Serikat. Hasil studinya telah dipublikasikan dalam sebuah buku Dressed To Kill: The Link Between Breast Cancer and Bras.

Hasil studi menunjukkan wanita yang memakai bra selama 24 jam sehari berisiko paling tinggi terkena kanker payudara. Sedangkan wanita yang jarang memakai bra paling sedikit risikonya.

Perbandingan hasil studi tersebut menunjukkan:

1. 3 dari 4 wanita yang memakai bra 24 jam per hari
2. 1 dari 7 wanita yang memakai bra lebih dari 12 jam per hari, tetapi tidak menggunakannya saat tidur
3. 1 dari 152 wanita yang memakai bra kurang dari 12 jam per hari
4. 1 dari 168 wanita yang jarang atau bahkan yang tidak pernah memakai bra sama sekali


Jadi risiko wanita yang memakai bra selama 24 jam memiliki 125 kali lipat risiko terkena kanker payudara dibanding yang jarang memakai bra.

Waktu yang paling tepat untuk mengistirahatkan payudara dengan tanpa memakai bra adalah saat tidur. "Jangan tidur dengan bra," kata Sydney Singer, seperti dilansir dari chetday, Jumat (23/4/2010).

Memijat payudara disertai menarik napas panjang setiap kali melepas bra dapat memperlancar aliran getah bening dan mencegah berkembangnya kanker pada payudara.

Sistem limfatik pada payudara hanya berkembang sepenuhnya selama kehamilan dan menyusui, sehingga wanita yang memakai bra sehari-hari, menunda memiliki anak dan yang tidak menyusui dapat terkena risiko kanker payudara lebih tinggi.

Sekitar 75 persen wanita yang terkena kanker payudara sebenarnya tidak memiliki faktor risiko kanker. Hal ini memunculkan dugaan bahwa penggunaan bra yang tidak pas atau terus-terusan memakai bra merupakan faktor yang dapat menjelaskan hal tersebut.

Ukuran bra yang tidak tepat atau terlalu ketat dapat membantu pertumbuhan kanker di payudara. Karena bra yang salah dapat menghambat penetralan bahan kimia berbahaya dalam tubuh yang menyebabkan kanker. Dan sekitar 80 persen wanita menggunakan bra yang salah.

Alasan utama mengapa bra yang ketat dapat membahayakan kesehatan adalah karena bisa membatasi aliran getah bening di payudara. Normalnya, cairan getah bening mencuci bahan limbah dan racun lain, serta menjauhkannya dari payudara.

Menggunakan bra terlalu lama juga meningkatkan suhu jaringan payudara, dan wanita yang memakai bra memiliki kadar hormon prolaktin (hormon yang berfungsi merangsang kelenjar air susu) yang lebih tinggi. Kedua hal ini dapat mempengaruhi pembentukan kanker payudara.

air putih

Mati Karena Kebanyakan Minum Air Putih


Minum air putih yang cukup, sangat dianjurkan untuk memperlancar metabolisme tubuh. Tapi jika air yang dikonsumsi terlalu banyak dan diminum dengan cepat akan terjadi keracunan air yang bisa menyebabkan kematian.

Seperti yang dialami Jennifer Strange (28 tahun) yang ditemukan meninggal tahun 2007 di rumahnya California beberapa jam setelah menjadi kontestan minum air paling banyak tanpa ke kamar mandi.

Dari otopsi awal yang dilakukan, Strange diketahui meninggal akibat mengonsumsi air terlalu banyak dan cepat sehingga menyebabkan kondisi yang dikenal dengan keracunan air (water intoxication).

Seperti dikutip dari Howstuffworks, Jumat (23/4/2010) pada dasarnya keracunan air terjadi bila seseorang mengonsumsi terlalu banyak air sehingga nutrisi lain di dalam tubuh menjadi terlarut yang mengakibatkan zat tersebut tidak bisa lagi melakukan tugasnya dengan baik.

Keracunan air juga mengakibatkan ketidakseimbangan elektrolit yang mempengaruhi konsentrasi ion natrium dan memicu terjadinya hiponatremia.

Elektrolit adalah garam ion sederhana yang digunakan oleh sel untuk memindahkan cairan serta pesan saraf yang masuk dan keluar dari sel di seluruh tubuh. Tanpa elektrolit, maka tubuh tidak dapat berfungsi.

Pada kasus keracunan air, kondisi hiponatremia yang ekstrim pada akhirnya dapat menyebabkan koma dan kematian. Jika bisa diketahui secara dini, maka pengobatan dengan memberikan cairan yang mengandung elektrolit IV bisa memberikan pemulihan lengkap. Tapi jika tidak ditangani, maka kondisi ini akan berakibat fatal.

Ketika seseorang meninggal akibat keracunan air, maka biasanya dimulai dengan ketidakseimbangan akut ion natrium yang mengakibatkan kerusakan sel besar.

Natrium memiliki peran mensirkulasi cairan di luar sel. Akibatnya sodium akan membantu mengatur tekanan darah dan menjaga sinyal agar memungkinkan otot bekerja dengan benar. Sel yang aktif dapat mempertahankan konsentrasi natrium yang tepat di dalam tubuh.

Sel akan menjaga kadar natrium agar tetap sehat dengan menggerakkan air serta elektrolit masuk dan keluar sel, baik untuk melarutkan atau meningkatkan kadar natrium dalam cairan tubuh.

Tapi saat seseorang minum dalam jumlah banyak dan cepat serta air yang dikonsumsi tidak mengandung tambahan elektrolit, maka sistem pemeliharaan sel tidak dapat menangani tingkat pengenceran natrium yang terjadi.

Hasilnya adalah sel-sel ini akan berusaha mati-matian untuk mencoba meningkatkan konsentrasi natrium dalam cairan tubuh. Beberapa sel akan membengkak tapi sel lainnya tidak, akibatnya sel-sel otak ini akan terhambat oleh tengkorak dan tekanan dari air yang masuk akan semakin besar. Hal inilah yang bisa mengakibatkan kerusakan fatal.

Jumlah asupan air yang dapat mengakibatkan keracunan tidak dapat diketahui dengan pasti dan bervariasi setiap individu. Gejala yang muncul saat terjadi keracunan air mirip sekali dengan keracunan alkohol yaitu mual, muntah dan adanya perubahan mental. Gejala lainnya adalah sakit kepala, otot melemah dan kejang-kejang.

Kasus keracunan air yang parah adalah mengalami koma dan kematian mendadak akibat pembengkakan otak. Kondisi ini cukup langka terjadi di masyarakat umum, tapi atlet lari jarak jauh memiliki risiko ini, sehingga seringkali dihindari dengan cara mengonsumsi minuman olahraga dan bukan air putih selama latihan atau perlombaan.

Rahasia di Balik Kelamin Pria

Rahasia di Balik Kelamin Pria



Banyak pria atau wanita yang ingin tahu lebih dalam tentang penis, tapi takut untuk bertanya. Ini karena hal tersebut masih dianggap tabu dan tidak pantas untuk dibicarakan.

Seperti dilansir dari WebMD, Rabu (21/4/2010), ada lima hal yang perlu diketahui tentang penis, yaitu sebagai berikut:

1. Penis tidak memiliki pikiran sendiri

Para pria mungkin sering memperhatikan penisnya mengalami ereksi dengan sendirinya. Bahkan, hal itu bisa saja terjadi di tempat-tempat yang seharusnya tidak pantas, tetapi mereka tidak bisa berbuat banyak tentang hal ini.

Memang benar, pria tidak bisa mengendalikan penis seperti bagian tubuh lain yaitu lengan dan kaki. Hal ini karena penis dikendalikan oleh sistem saraf yang tidak selalu di bawah kendali kesadaran, yaitu sistem saraf otonom, yang juga mengatur denyut jantung dan tekanan darah.

Gairah seksual biasanya tidak terjadi begitu saja, pikiran sadar terlibat di dalamnya. Tapi banyak gairah seksual terjadi dalam sistem saraf simpatetik.

Selain itu, impuls di otak selama tidur bisa menyebabkan ereksi. Mengangkat beban berat atau tekanan yang menyebabkan pergerakan usus juga bisa menimbulkan ereksi.

Faktor psikologis seperti stres juga berperan dalam sistem saraf simpatetik. Stres dan kecemasan adalah penyebab utama hilangnya libido dan masalah dengan ereksi. "Penis adalah barometer dari sistem saraf simpatetik," kata Drogo Montague, MD, ahli urologi di Cleveland Clinic.

2. Penis bisa mengalami perpanjangan atau tetap saat ereksi

Di antara para pria, tidak ada hubungan yang konsisten antara ukuran penis saat rileks dan saat ereksi.

Dalam sebuah penelitian terhadap 80 pria, peneliti menemukan bahwa peningkatan ukuran penis saat rileks ke ereksi sangat bervariasi, mulai kurang dari 0,6 cm hingga 8,89 cm.

Apa pun makna data klinis tersebut, tidak dapat diasumsikan bahwa orang dengan penis besar akan jauh lebih besar ketika ereksi, karena bisa jadi pria yang penisnya terlihat kecil justru akan mengejutkan dengan ereksi yang besar.

Sebuah analisis lebih dari ratusan pengukuran yang dilakukan oleh peneliti seks Alfred Kinsey, menunjukkan bahwa penis yang pendek ketika rileks cenderung mengalami perpanjangan dua kali lipat ketika ereksi.

3. Penis sebenarnya berbentuk seperti bumerang

Penis sebenarnya berbentuk seperti bumerang. Sama halnya ketika melihat pohon di tanah, kita tidak bisa melihat akar penis yang tersembunyi di dalam pelvis dan menempel pada tulang kemaluan.

Jika dilihat dari gambar MRI, maka bentuk penis akan terlihat seperti bumerang.

Salah satu metode operasi pembesaran penis adalah untuk memotong ligamen yang memegang akar penis di dalam pelvis. Operasi ini dapat memberikan panjang tambahan jika penis lebih menonjol dari tubuh, tetapi ada efek samping.

Ligamen ini, yang disebut ligamen suspensorium, membuat ereksi menjadi kokoh. Dengan pemotongan ligamen berarti penis kehilangan arah sudut ke atas dan bergoyang di pangkalan. Kurangnya kekokohan dapat mengakibatkan cedera.

4. Penis bisa patah

Tidak terdapat tulang pada penis, tapi penis juga bisa patah. Hal ini yang disebut fraktur penis, dan bukan merupakan cedera ringan.

Bila ini terjadi akan terdengar suara sentakan, dan kemudian penis berubah menjadi hitam dan biru, disertai rasa sakit yang mengerikan. Fraktur penis terbilang langka, dan biasanya terjadi pada pria muda karena ereksi mereka cenderung sangat kaku.

Cara mencegah fraktur penis adalah tidak memperlakukannya terlalu kasar. Fraktur penis bisa terjadi ketika pria terlalu keras dan cepat selama berhubungan seks, sehingga menabrak tulang kemaluan pasangannya. Selain itu, wanita yang bergerak liar saat berhubungan seks juga dapat mematahkan penis pria.

Namun, sindrom Peyronie atau penis bengkok merupakan kondisi yang cenderung muncul lebih relevan pada pria tua. Ereksi pada pria tua mungkin tidak kaku, tapi masih cukup keras untuk melakukan hubungan seks. Seiring waktu, jika penis terlalu membentuk sudut dengan cara tertentu saat berhubungan seks, dapat membentuk jaringan parut yang menyebabkan penis bengkok.

5. Kebanyakan penis pria di dunia belum disunat

Menurut laporan Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan Joint United Nations Programme on HIV/AIDS (UNAIDS) memperkirakan hanya 30 persen pria berusia 15 tahun ke atas yang telah disunat.

Hal ini sangat bervariasi tergantung agama dan bangsa. Hampir semua orang Yahudi dan Muslim di dunia telah disunat, dan mereka mewakili 70 persen dari semua pria di dunia yang telah disunat.

Amerika Serikat memiliki proporsi tertinggi pria disunat karena alasan non-religius. Sekitar 75 persen pria non-Yahudi dan non-Muslim di AS telah disunat. Kanada hanya 30 persen, Inggris 20 persen dan Australia 6 persen.

Praktik menyunat bayi laki-laki karena alasan medis dan kosmetik telah menjadi kontroversial di Amerika Serikat. Namun, baru-baru ini WHO dan UNAIDS merekomendasikan sunat bagi pria dewasa. Karena berdasarkan bukti, bahwa pria dengan penis yang disunat memiliki risiko lebih rendah terinfeksi HIV.

Latihan untuk Menambah Tinggi Badan

Latihan untuk Menambah Tinggi Badan

Dalam artikelnya yang berjudul Improve Your Posture di majalah Women's Health, Drew DeMann, PhD, mengatakan bahwa kurang olahraga bisa menyebabkan Anda terlihat lebih pendek. Selain itu juga menghambat aliran darah, yang menyebabkan gangguan pencernaan.

Postur tubuh yang baik akan meningkatkan sirkulasi darah, dan membuat tubuh Anda terlihat lebih tinggi. Memperbaiki postur tubuh juga akan membantu mengurangi sakit kepala dan sakit pada leher. Untuk itu, Sarka-Jonae Miller -personal trainer yang menguasai martial arts dan yoga- menyarankan untuk melakukan latihan memperbaiki postur tiga kali seminggu. Dua jenis latihan yang disarankannya adalah:

Mengayuh di stability ball



1. Duduklah di atas stability ball. Letakkan kaki Anda mendatar di lantai dengan jarak selebar pinggul. Pegang sepasang dumbbell dengan kedua tangan. Tekuk siku di kedua sisi tubuh dengan sudut 90 derajat, langsung di bawah pundak.

2. Tarik siku Anda ke belakang, berikut kedua tulang belikat Anda. Dorong pundak jauh ke bawah dari telinga ketika Anda memutar pundak dan menarik nafas. Jaga dagu Anda tertarik ke belakang saat memutar pundak, sehingga dagu tidak menonjol ke depan.

3. Bawa kembali lengan dan siku ke posisi awal, dengan siku di bawah pundak. Jaga postur tulang belakang tetap lurus, dan kunci perut Anda saat melakukan latihan ini.

4. Ulang gerakan ini 10 kali, dalam tiga set.

5. Awali latihan Anda dengan dumbbell seberat 2 kg, dan gunakan dumbbell yang lebih berat jika latihan sudah terasa ringan.







Peregangan tulang belakang

1. Berbaringlah telentang di lantai atau di atas matras. Letakkan kaki di lantai dengan lutut menekuk. Taruh bantal atau handuk yang digulung untuk mengganjal kepala.

2. Posisikan punggung bawah Anda rata di lantai. Biarkan punggung bawah menjadi rileks, dan menempel di matras untuk meregangkan tulang belakang.

3. Ambil nafas dalam-dalam melalui hidung. Tetaplah berbaring dalam posisi ini selama 20 menit. Berpikirlah untuk tetap melepaskan ketegangan di tulang belakang dan tulang panggul Anda.

4. Lakukan latihan ini setiap hari selama beberapa minggu. Menurut Richard Brennan, PhD, profesor di Department of Biochemistry and Molecular Biology, University of Texas, latihan ini dapat menambah tinggi badan hingga 1,27 cm.

Tips
Latihan yoga juga membantu memperbaiki fleksibilitas dari tulang belakang, dan memperbaiki kekuatan poros tubuh Anda. Postur yoga seperti downward facing dog, dan upward facing dog dapat meregangkan tulang belakang Anda. Gerakan full boat pose dan and locust pose juga merupakan postur yang menguatkan poros tubuh dan memperbaiki postur tubuh Anda.

Rahasia Ramping dengan Cara Cepat

Rahasia Ramping dengan Cara Cepat


DEMI tubuh yang ramping, orang rela melakukan diet ketat untuk menurunkan berat badan. Padahal untuk menurunkan berat badan, ada tekniknya tersendiri. Pelajari dulu caranya. Memiliki tubuh langsing atau kurus adalah dambaan setiap wanita, tidak terkecuali kaum pria.

Namun, untuk mendapatkan hasil yang diinginkan, sering kali orang cenderung melakukan tindakan yang kurang tepat. Ambil contoh dengan menjalani cara instan seperti sedot lemak, maupun melakukan diet ketat tanpa diiring dengan olahraga. Akibatnya tubuh pun menjadi lemas. Padahal, sebagai kaum pekerja, kita harus memiliki energi yang cukup untuk melakukan aktivitas.

Dari mana datangnya tenaga jika kita malah urung makan dengan alasan mengurangi berat badan? Menurut Sapto Andi Kuswardhana, personal trainer SlimXpress, mereka yang tengah menurunkan berat badan sebaiknya tidak menjauhi karbohidrat. Sebab, karbohidrat adalah sumber penghasil energi utama bagi tubuh. “Ganti saja jenis karbohidrat yang biasa dikonsumsi,” tutur Sapto yang juga seorang ahli gizi ini.

Sapto menyarankan untuk mengonsumsi karbohidrat dengan indeks glicemik yang sedang maupun rendah, seperti beras merah, gandum, ubi, singkong, dan yoghurt. Sementara, jenis karbohidrat yang indeks glicemik-nya tinggi, sebaiknya tidak dikonsumsi. Ambil contoh gula pasir, nasi putih, mi, bihun, kwetiau, kentang, dan durian.

Diet rendah karbohidrat memang tengah menjadi tren dewasa ini. Apalagi dengan adanya produk diet yang daya kerjanya seperti carb bloker. Karena itu kita dapat terus mengonsumsi karbohidrat tanpa khawatir badan menjadi gemuk. Sekilas hal ini cukup efektif, tetapi di sisi lain hal tersebut tidak mendidik masyarakat untuk mengatur penggunaan karbohidrat. Mereka tetap menyantap karbohidrat dan mengonsumsi produk tersebut.

Bukan hanya karbohidrat yang diperlukan, tubuh pun perlu mendapat asupan protein yang cukup. Protein ini sebaiknya dikonsumsi 1-2 gram per kilogram berat badan. Dalam penurunan berat badan, tubuh memerlukan protein untuk membentuk massa otot dan otot juga dapat membantu tubuh melalui metabolisme dalam proses pembakaran lemak (body fat). Konsumsi protein yang berlebihan juga dapat mengganggu fungsi kerja ginjal.

Adapun lemak merupakan sekelompok ikatan organik yang terdiri atas unsur-unsur carbon (C), hidrogen (H) dan oksigen (O) yang mempunyai sifat dapat larut dalam zat-zat pelarut tertentu (zat pelarut lemak) seperti petroleum benzene. Perlu diketahui, 1 gram lemak menghasilkan 9 kalori. Jadi, lemak juga merupakan sumber penghasil energi bagi tubuh.

Lemak di dalam makanan ini berfungsi memberikan rasa gurih, memberikan kualitas renyah, terutama pada makanan yang digoreng. Selain itu, lemak juga memberikan kandungan kalori yang tinggi dan memberikan sifat empuk (lunak) pada kue yang dibakar. Di dalam tubuh, lemak berfungsi sebagai cadangan energi dalam bentuk jaringan lemak yang ditimbun di tempat-tempat tertentu. Jaringan lemak juga berfungsi sebagai bantalan organorgan tertentu yang memberikan fiksasi organ tersebut, seperti biji mata dan ginjal. Jaringan di bawah kulit melindungi tubuh dari hawa dingin, sedangkan pada wanita memberikan contours khas feminin, seperti jaringan lemak di daerah bokong (gluteus), daerah bahu dan dada.

“Selain itu, lemak juga berfungsi sebagai penyerapan vitamin A, D, E, dan K, bila kita tidak mengonsumsi lemak, maka tubuh kita akan kekurangan vitamin,” kata Sapto. Untuk tujuan penurunan berat badan, sebaiknya dikonsumsi sebesar 0,6-0,7 gram per kilogram berat badan.

Ada dua jenis lemak, yakni lemak jenuh dan lemak tak jenuh. Lemak jenuh merupakan jenis lemak yang tidak baik untuk dikonsumsi, seperti minyak kelapa dan lemak beku pada fast food. Sebaliknya lemak tak jenuh adalah jenis lemak yang baik untuk dikonsumsi karena dapat menurunkan kolesterol, mencegah stroke, hingga menjaga tekanan darah dan membakar lemak. Seperti minyak zaitun, matahari, canola maupun minyak ikan.

Menurut Healthy Chef dan Konsultan Nutrisi Edwin Lau, mereka yang ingin menurunkan berat badan sekaligus hidup sehat, mulai sekarang harus membiasakan diri untuk mengonsumsi buah dan sayuran yang cukup. Keduanya mengandung multivitamin dan multimineral karena serat sifatnya tidak akan tertimbun di dalam tubuh menjadi lemak, seperti karbohidrat dan lemak jenuh.

Bahaya Minuman Kaleng

Bahaya Minuman Kaleng (wajib di baca)

 Bahaya Minuman Kaleng (MUST READ)
Baru – baru ini ada seorang wanita di Amerika pada saat liburan bepergian dengan perahu boatnya, lalu ia meminum beberapa kaleng minuman Coca-Cola yang biasa dia simpan dilemari pendingin pada perahu boatnya.

Keesokan harinya pada hari Senin, wanita tersebut pingsan lalu dibawa ke rumah sakit dan ditempatkan diruang ICU, pada hari Rabunya dia meninggal.
Untuk mengetahui penyebab kematiannya, maka dilakukan autopsy dan kesimpulannya kematiannya diakibatkan oleh suatu zat yang disebut LEPTOSPIROSIS, setelah diselidiki dan ditelusuri zat ini berasal dari kaleng minuman yang dia minum langsung tanpa menggunakan gelas atau sedotan.

Dan dari hasil test di laboratorium menunjukan bahwa kaleng minuman tersebut terinfeksi oleh zat LEPTOSPIROSIS yang dihasilkan dari air kencing tikus yang mengering dan bereaksi membentuk zat tersebut.
Hasil test Lab. menunjukan bahwa air kencing tikus juga mengandung berbagai racun yang mematikan lainnya, oleh karena itu sangat dianjurkan apabila kita membeli minum – minuman dalam kaleng agar mencuci kaleng tersebut, terutama pada bagian atas tempat membuka minuman tersebut.

Hal ini beralasan karena begitu selesai diproduksi kaleng – kaleng tersebut disimpan didalam gudang dan lalu dikirim langsung ke toko-toko dan langsung dijual kepada pembeli tanpa terlebih dahulu dibersihkan.

Penelitian di NYCU ( New York College Univ.) menunjukan bahwa permukaan minuman kaleng yang terdapat tutup pembukanya lebih tinggi tingkat kontaminasinya dari zat beracun dan mematikan dari pada WC umum yang hanya dipenuhi oleh jamur dan bakteri.

Jadi cucilah dahulu dengan bersih segala sesuatunya, sebelum meletakannya pada mulut kita, untuk mencegah kejadian yang berakibat fatal.